Beberapa “jangan” selama anda masih gol menengah kebawah & tinggal di Indonesia.

Semua orang yang tinggal di Indonesia, pasti tau lah bagaimana hidup golongan menengah kebawah. Golongan terbesar di bumi tercinta ini. Dan ini tips – tips yang bisa saya berikan, semoga berguna. Toh kalau memang tidak berguna, abaikan saja ya😀

1. Bila anda gol. menengah ke bawah – jangan pernah, sekali lagi jangan pernah SAKIT.  Apalagi kemudian sakit itu mengharuskan anda dirawat di rumah sakit. Ini berarti membawa anda terutama keluarga anda, untuk merasa semakin “sakit” karena perlakuan rumah sakit yang mungkin tidak akan memberi pelayanan apapun kepada anda. Jangan salahkan rumah sakit, atau dokter – karena biaya yang mereka keluarkan untuk menjadi dokter juga bukan lah seratus dua ratus rupiah.

2. Bila anda kel. menengah ke bawah – jangan pernah, sekali lagi jangan pernah melanggar peraturan apapun.  Karena hukuman yang dijatuhkan kepada anda, mungkin 10 kali lebih berat dari pada kalau dilakukan oleh orang  yang mempunyai uang atau berlatar belakang orang tua kaya dan punya “power”. Jangan salah kan mereka juga, siapa suruh penegak hukumnya mau menerima sogokkan dan takut diancam oleh orang – orang yang punya “power” tersebut.

3. Bila anda kel. menengah ke bawah – jangan pernah, sekali lagi jangan pernah menuntut untuk bersekolah layak di Indonesia. Karena biaya sekolah yang semakin lama semakin gila, harga buku yang juga gila – gila an. Lebih baik anda atau anak anda belajar sendiri baik – baik, tingkatkan TOEFL anda atau anak anda, dan mulailah untuk mencari beasiswa – beasiswa yang ditawarkan di luar negeri. Jangan salah kan sekolah sekolah pencekik leher tersebut, wong mereka dibebaskan untuk menentukan biaya kuliah nya kok. Toh, dengan biaya yang super duper mahal tersebut, masih banyak kok orang tua yang mau menyekolahkan anak – anak nya kesana. Sah – sah aja dong.

4. Bila anda gol. menengah ke bawah – jangan pernah, sekali lagi jangan pernah mendengarkan janji – janji  manies partai manapun selama pilkada atau pemilu.  Karena jumlah penduduk golongan menengah ke bawah yang banyak – maka target pendengar mereka tentulah anda yang kaum menengah ke bawah, apalagi lebih mudah untuk membuat program janji surga, untuk anda yang mendambakan hidup  “layak”. Tapi seperti kalimata “habis manis sepah dibuang”   maka setelah mereka menang, biasanya mereka terkena penyakit insomnia  jadi lupa segala yang dijanjikan. Jangan salahkan mereka juga, yang mereka janjikan adalah program – program yang indah – indah seperti yang anda ingin dengarkan, tapi bukan, sekali lagi bukan janji untuk mewujudkan program – program tersebut.

5. Bila anda gol. menengah ke bawah – jangan pernah sekali lagi jangan pernah untuk sedih atau marah, karena motor yang anda gunakan dianggap membuat macet jalanan, walaupun alasan anda sama seperti pemilik dan pengguna mobil, yang merasa tidak nyaman dengan kendaraan umum, tapi sekali lagi, alasan anda dianggap belum selayak mereka pengguna roda empat.

6. Bila anda gol. menengah ke bawah – jangan pernah sekali lagi jangan pernah untuk meminta kenyaman ,  karena kenyamanan itu sepenuh penuhnya milik orang – orang kaya. Makanya terima saja untuk berimpit – impitan di kereta api, atau bis umum yang sudah tidak layak jalan dan hampir seluruh chasing nya berkarat,  atau terciprat air apabila anda berjalan di dekat genangan air, atau tidak bisa menyeberang walaupun anda sudah berdiri di atas zebra cross. Atau nikmati saja kemarahan dan ancaman pengamen yang tidak anda beri uang (seringkali memang pengamen ini membuat kemarahan tersulut karena sudahlah berimpit – impitan di bis, mereka masih saja ngamen dengan suara yang lebih parah dari pada suara kaleng, dan tetap keukeuh kalau suara mereka bagus )  Nikmati saja, dari pada kesel dan marah.

7. Bila anda gol. menengah ke bawah – jangan pernah sekali lagi jangan pernah marah atau kesal kepada diri anda sendiri ataupun orang – orang sekeliling anda  apabila tiba – tiba menjadi super duper lebay dan kemudian menjadi drama king or queen.  Jangan salahkan mereka  – wong yang orang nomor satu di negara ini juga sensitif dan menjadi super duper lebay cuman karena sms enggak penting atau karena sindiran – sindiran media massa, atau masalah gaji beliau yang enggak pernah naik, nah apalagi anda atau teman – teman anda. Jadi nikmati saja “me time” anda berlebay ria asal jangan kebablasan ingin bunuh diri misalnya😀  Maklumi saja anda tinggal di negara galau – jadi bergalau ria juga hak anda sepenuhnya😀

8. Terakhir dan menurut saya sangat penting, bila anda gol. menengah ke bawah – jangan pernah, sekali lagi jangan pernah takut dan berhenti bermimpi besar dan indah,  dan jangan pernah lupa untuk mensyukuri sekecil apapun nikmat yang anda miliki.  Dengan tidak pernah berhenti atau tidak takut  bermimpi besar dan indah , anda akan selalu semangat untuk melihat apa yang akan terjadi besok, apakah mimpi besar anda akan menjadi kenyataan. Toh kalau belum terjadi hari ini, yakini saja  besok atau lusa pasti bisa terjadi. Kun Fayakuun – kalau Allah mau segalanya bisa terjadi.  Kemudian dengan mensykuri apapun yang anda miliki sekarang, percaya deh, anda akan menjadi lebih bahagia, sehingga hidup yang singkat ini akan selalu anda jalani dengan bahagia dan bukan kesel, marah, sebel karena hal – hal yang memang belum bisa anda ubah😀

Ingat  right or wrong Indonesia is our country.

Salam Semangat

2 thoughts on “Beberapa “jangan” selama anda masih gol menengah kebawah & tinggal di Indonesia.

  1. Ihhh…tulisan Mommy deh… bikin senyum-senyum sendiri bacanya. Lha piye maneh, endonesiyah gitu lho…. Hidup di negara kita, khususnya bagi kaum menengah kebawah, harus memliliki 3 sifat, yaitu: sabar, ikhlas dan syukur….. Have a nice day🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s