Karena mereka begitu berharga #kelas Inpirasi Jkt 3

Saya  adalah orang yang sangat beruntung dapat kembali ikut serta memberikan satu hari waktu saya, untuk anak anak Indonesia yang diselenggarakan oleh kelas Inspirasi  Indonesia mengajar.

Kali ini yang saya mengajar di SDN 01 Kemayoran, Jakarta Pusat. Sekolah yang letaknya di antara pasar dibelakang rel kereta api berada satu gedung dengan SDN 07 Kemayoran  dan juga Sekolah Luar Biasa (SLB), serta berbagi ruang kelas – dimana SDN 01 akan menggunakan ruangan dari pagi sampai dengan jam 13.30, dan setelah nya ruangan nya akan dipergunakan oleh SD Negeri yang lainnya.

Seperti biasa juga, sehari sebelum kegiatan saya begitu deg deg an nya, takut kalau nanti gagal, takut nanti anak anak tersebut tidak tertarik dengan apa yang saya bicarakan, takut dan takut. Padahal ini adalah kelas inspirasi saya yang ke dua. Di sisi lain nya, ya saya benar benar penasaran, dan excited dengan hari H – tersebut.

Pagi sebelum kami memasuki ruangan, anak anak sudah di kumpulkan di lapangan upacara karena memang setiap hari Kamis, mereka punya seperti apel pagi nah, karena SDN 07 juga pada hari yang sama didatangi kelas inspirasi, maka bergabunglah kami semua di lapangan upacara.

Di acara apel tersebut, mereka semua menyanyikan lagu lagu kebangsaan seperti lagu hari “Kemerdekaan”, “Garuda Pancasila” dan lagu yang selalu membuat saya merinding  ” Tanah Airku” ciptaan ibu Sud.

Dan hal ini kemudian menginspirasi saya karena ketika saya mengajar di kelas mereka dan meminta mereka untuk sama sama beranyani, ternyata murid murid nya semua (benar semua, tidak ada yang terkecuali) ,  lebih memilih menyanyikan lagu lagu kebangsaan tersebut dan tidak ada yang menyanyikan lagi lagu pop, lagu cinta cinta . Mereka terlihat terbiasa dengan lagu lagu ini. Atau apakah ada larangan dari sekolah. Menurut saya hal tersebut positif sekali mengingat maraknya lagu pop dengan judul dan isi yang cenderung tidak layak di dengar apalagi dinyanyikan anak seumuran mereka.

Kemudian yang membuat saya terkagum kagum adalah ketika memasuki kelas I SD yang ketika saya tanyakan cita cita mereka, kebanyakkan ingin menjadi Presiden.  Hanya alasan mereka saja yang berbeda beda, ada yang karena ingin kaya😀, ada yang ingin menjaga negara  :D, dan ada yang ingin mengatur negara. Hebatnya mereka semua terlihat percaya diri sewaktu mengatakannya.  Uniknya juga karena sekolah mereka terletak di belakang rel kereta api, maka banyak juga dari mereka ingin menjadi masinis hahahahahahaha.

Kejutan lain yang saya temukan di kelas V, karena ada satu orang anak yang punya cita cita banyak banget. Sewaktu saya tanyakan alasan nya, mengapa cita cita nya banyak ….. anak ini menjawab, karena kalau yang satu tidak berhasil maka dia masih mempunyai cita cita yang lain.

Di kelas ini ada lagi yang membuat saya tidak bisa menahan tawa, ketika saya meminta mereka balik bertanya kepada saya. Bertanya apa saja yang mereka ingin ketahui dari saya

dan pertanyaan mereka  adalah :

1. Kakak sepatunya beli dimana

2. Kakak tinggal di mana

3. Kakak pacarnya berapa

4. Kakak no. hape nya berapa.

Guuuuuuubbbbbbbbbbbraaakkkkkkkk ……. saya sepertinya salah menginspirasi mereka😦  :(

Lain hal nya ketika saya di kelas II dan di kelas III, mereka semua begitu ingin nya maju ke depan untuk bernyanyi. Begitu semangatnya untuk menjawab pertanyaan pertanyaan. Tentu saja saking semangatnya, sering kali saya harus meminta mereka kembali duduk di bangku masing masing😀.

Anak anak ini, kebanyakkan berasal dari keluarga yang berpenghasilan pas pasan. Sehingga tidak akan terlihat mobil yang menjemput mereka. Tetapi tetap, mereka punya mimpi, mereka tetap punya cita cita setinggi gunung, punya semangat untuk sekolah karena satu ingin membalas budi kepada orang tua.

Seperti saya yang saat ini mempunyai mimpi melihat mereka semua suatu saat bisa menjadi sukses seperti apa yang mereka harapkan, karena saya juga ingin membalas budi kepada ibu pertiwI, kepada tanah air saya. Karena mungkin dengan apa yang saya dan relawan lain bagikan pada hari Kamis tanggal 24 April 2014, dapat membuka mata mereka melihat cita cita yang lain yang bisa mereka raih, dapat menanamkan harapan di hati mereka untuk tidak pernah menyerah, meraih cita cita mereka.

Sebab di masa depan nanti, dipundak merekalah kita membebankan masa depan bangsa ini. Karena itu untuk saya mereka sangat berharga,  seperti intan yang masih harus terus menerus di gosok sehingga ketika mereka tumbuh dewasa kelak cahayanya akan semakin terang dan memberikan sinar bagi negara, bangsa dan rakyat Indonesia, yang saat ini semakin hari semakin terpuruk dalam kegelapan. Aamiin

 

pict by Dita L

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s