Karena seperti kita, mereka juga ingin dihargai

Belakangan sering sekali kita membaca:
1. Kasus pertama: tulisan tulisan tentang Menteri A yang begini, menteri B yang begitu. Dan itu ditulis dengan menyambungkan dengan boleh atau tidaknya menurut agama
2. Kasus ke dua: kemudian yang paling menghebohkan adalah ketika gambar Presiden RI dan mantan Presiden RI yang dirubah menjadi gambar yang berbau pornografi. Dan pembuatnya kemudian dipenjarakan, setelah banyak yang menganggab presidennya lebay.

Kasus pertama – saya bukan lah ahli agama. Tapi saya hanya berpikir – ini bukan pemilihan posisi malaikat – yang salah satu kriteria nya adalah harus sempurna, bukan perokok, tidak boleh punya tato, harus sarjana, tidak boleh pemarah, harus ramah dan lembut (terutama apabila dia perempuan). Pokoknya harus perfect menurut kriteria manusia Indonesia. Tapi ini pemilihan menteri – yang kriteria nya harus tidak punya catatan ‘merah’ di kpk atau kejaksaan, tidak pernah terkena kasus suap – terbukti mampu bekerja keras dan mempunyai catatan ‘excelent’ di bidangnya serta cinta Indonesia dan rakyat nya.

Jadi masalah tato, atau merokok, saya kira biarlah itu menjadi urusan mereka di depan Tuhannya. Urusan sembahyang atau tidak – biarlah itu menjadi hitung hitungan mereka di akhir hayatnya nanti. Itu sepenuhnya hak Tuhan yang Maha Kuasa. Bukan urusan kita. Bukan hak kita juga untuk menilai.
Yang menjadi urusan manusia seperti kita, adalah mengingatkan beliau beliau tersebut dalam mengemban amanah yang dipercayakan di pundaknya. Dan juga membantu mereka untuk melaksanakan amanah tersebut, dengan apa yang bisa kita lakukan. Setidaknya bantulah mereka dengan doa yang tulus. Agar diberikan kesehatan dan pikiran yang jernih untuk mengemban tugasnya.

Kasus ke dua? Saya sih walau bukan Presiden RI , pasti juga akan merasa marah luar biasa kalau ada orang yang seenaknya mengunggah wajah saya dipadu kan dengan badan siapa begitu, dan berbau pornografi. Jadi dalam hal ini saya tidak merasakan bahwa Presiden dan mantan Presiden RI tersebut lebay. Itu hak mereka untuk marah.Dan menurut saya, apa yang dilakukan adalah pelecehan luar biasa untuk semua orang bukan terbatas hanya untuk Presiden atau mantan Presiden atau menteri atau selebrita lainnya.

Lantas hubungan kedua nya? Kita sering sekali tidak mau memposisikan diri kita sendiri di orang yang kita caci maki, yang kita anggap tidak sempurna, yang kita anggap berdosa. Kita sering kali melecehkan apa yang menurut orang lain itu penting. Kita sering memaksa orang orang lain untuk menuruti apa yang benar menurut pemikiran kita.

Jadi saran saya, cobalah untuk memposisikan diri, diposisi mereka. Mungkin dengan begitu kita bisa lebih mudah untuk menerima apa yang mereka lakukan. Cobalah menghargai mereka sebagai manusia biasa, seperti kita juga ingin dihargai.

Karena seperi kita juga, mereka ingin dihargai keberadannya, pendapatnya, keputusannya, kehadirannya. Karena seperti kita juga, mereka ingin dihargai kehidupan pribadinya, hubungan dengan Tuhan nya, hubungannya dengan manusia manusia sekelilingnya. Karena seperti kita juga mereka ingin dihargai ketidak sempurnaan mereka sebagai manusia dan kehebatan mereka sebagai anugrah Tuhan yang terindah bagi keluarga, teman teman dan lingkungannya. Karena seperti kita juga, mereka juga punya kehidupan yang tidak ingin mereka umbar di publik. Karena seperti kita juga, mereka ingin dihargai sebagai manusia dengan kelembahan yang mereka miliki.

Jadi setidaknya kalau lah mereka kita pandang tidak pantas terpilih memimpin negara ini karena ketidak sempurnaan mereka, kita bisa tetap menghargai keberadaan mereka sebagai manusia, seperti kita jugan dihargai oleh manusia lain nya.

Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s